ANALISIS FAKTOR PADA DATABASE AKADEMIK DI UNIVERSITAS BATAM MENGGUNAKAN SPSS

Haryoso Wicaksono Sistem Informasi, STMIK-IM, Jl. Jakarta 79 Bandung,  yosnex@yahoo.com

Database yang dimiliki oleh suatu perguruan tinggi bisa dimanfaatkan untuk dasar pengambilan keputusan terkait dengan strategi yang diterapkan di suatu perguruan tinggi. Data mining adalah salah satu metode yang bisa dipilih untuk melakukan analisis lanjutan atas sekumpulan data traksaksional tersebut. Data mining mensyaratkan adanya database, software yang digunakan adalah SPSS 14. Penelitian ini menganalisis variabel-variabel tertentu yang di ambil dari database transaksional Universitas Batam, dengan tujuan mencari faktor-faktor atas variabel-variabel tersebut yang diprediksikan mempunyai nilai korelasi atau keterkaitan antara variabel-variabelnya tersebut.
Variabel-variabel yang di amati adalah Jenis Kelamin, Tempat Lahir, Usia Mahasiswa, Status Masuk, Usia Masuk dan IPS (Indek Prestasi Semester). Angka uji KMO and Bartlett’s test sphericity = 0,558 dengan signifikansi 0,00. Dan, angka uji Anti-Image antara 0,515 s/d 0,869. Metode analisis faktor yang digunakan adalah PCA (Principal Component Analysis). Hasil analisis faktor menggunakan SPSS melahirkan 3 (tiga) faktor yang mereduksi dari 6 (enam) variabel tersebut di atas. Dengan nilai Component Transformation Matrix berbasis metode rotasi Varimax with Kaiser Normalization sebesar 0,977 untuk Faktor 1 (var. Usia Mahasiswa dan Usia Masuk), sebesar 0,998 untuk Faktor 2 (var. Jenis Kelamin dan IPS) dan sebesar 0,976 untuk Faktor 3 (var. Tempat Lahir dan Status Masuk).

Kata kunci : database, data mining, analisis faktor, PCA (Principal Component Analysis).

Download

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *