Studi Tentang Metoda Kriteria Evaluasi Dalam Analisis Keputusan Data Spasial

Pengambilan keputusan multikriteria spasial memerlukan keterkaitan dengan pengambilan keputusan objektif dan pengenalan atribut yang digunakan untuk menunjukkan tingkatan dimana objektif tersebut telah dicapai. Suatu atribut digunakan untuk mengukur suatu hasil yang berhubungan dengan objektif. Objektif dan atribut yang dimaksud akan membentuk suatu struktur hirarki dari kriteria evaluasi untuk permasalahan keputusan yang khusus. Dalam tulisan ini, membahas suatu petunjuk yang akan memudahkan dalam pemilihan kriteria evaluasi (dalam hal ini objektif dan atribut). Kedua kriteria yang khusus dan sekumpulan kriteria memiliki sifat yang cukup untuk mewakili multikriteria yang bersifat dasar dari permasalahan keputusan. Setiap kriteria harus meliputi banyak hal dan dapat diukur. Sekumpulan kriteria harus lengkap, operasional (dapat dijalankan), decomposable (dapat disederhanakan), nonredudant (tidak berlebihan), dan minimal (jumlahnya sedikit mungkin). Suatu struktur hirarki objektif dan atribut akan terbentuk, dimana setiap kriteria harus dapat digambarkan sebagai sebuah layer peta dalam basis data SIG. Sekumpulan peta kriteria merupakan gambaran dari keadaan keputusan atau bagian tertentu dari sistem geografik yang nyata. Peta kriteria akan memberikan bermacam-macam skala dimana kriteria dapat diukur. Analisis keputusan multikriteria tersebut harus mengandung nilai dalam berbagai kriteria layer peta yang dapat ditransformasikan (diubah) ke dalam satuan yang yang dapat diperbandingkan. Suatu pendekatan dapat digunakan untuk membuat kriteria layer peta yang sama. Pendekatan tersebut dapat digolongkan ke dalam metode deterministik, probabilistik, dan metode fuzzy.

Baca Lebih Lanjut

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *