PENILAIAN UNGGAH MATERI E-LEARNING PADA STMIK-IM DAN STIE-STAN-IM MENGGUNAKAN METODE CLUSTER HIERARKI

Haryoso Wicaksono

Abstrak

Penilaian atas kinerja pembelajaran e-learning didasarkan atas seberapa tepat waktu Dosen mengunggah materi ajar ke page e-learning. Di STMIK-IM dan STIE-STAN-IM, implementasi e-learning dilaksanakan dengan mengunggah materi ajar oleh Dosen secara tepat waktu. Waktu yang telah ditetapkan adalah setiap hari Senin s/d Kamis diharapkan Dosen telah mengunggah materi ajar untuk sesi minggu tersebut. Pada setiap hari Kamis pagi, penulis, selaku pemeriksa materi ajar terunggah memeriksa setiap page e-learning pada setiap mata kuliah. Dari pemeriksaan materi unggah tadi bisa dilihat dan dianalisa seberapa baik kinerja ketepatan waktu unggah materi ajar oleh Dosen masing-masing mata kuliah pada kelas e-learning.

Data yang diolah terdiri atas tahun akademik, nama Dosen, skor atas unggah konten materi ajar (file), konten interaksi antara Dosen dan mahasiswa (forum), konten soal yang harus dikerjakan oleh mahasiswa (tugas). Data dikumpulkan setiap hari Kamis, mulai dari tahun akademik 2015/2016 periode 1 sampai dengan 2016/2017 periode 3. Jumlah data didasarkan atas jadwal Dosen untuk mengunggah materi ajar e-learning. Data yang dianalisis adalah nilai skor atas 4 item, yaitu skor File, Forum, Tugas dan Lengkap. Skor didasarkan atas 7 tingkatan dengan asumsi setiap skor mewakili 2 kondisi yaitu keberadaan konten dan waktu unggah.

Metode Cluster yang digunakan adalah Metode Hierarki. Data yang diolah sebanyak 2665 record dengan tujuan mengelompokkan isi dari item-item atau variabel-variabel File, Forum, Tugas dan Lengkap. Jumlah Cluster yang direncanakan adalah 2, 3, 4, 5, 6 atau 7 mengacu kepada skor item materi ajar. Diperlukan lebih banyak record untuk meningkatkan kualitas penilaian unggah materi ajar ini.

Kata Kunci : Data Mining, Cluster, Metode Hierarki, Metode Penilaian Unggah Materi Ajar e-learning

Download

IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING (Studi Kasus di STMIK Indonesia Mandiri & STIE-STAN Indonesia Mandiri Bandung)

Haryoso Wicaksono

ABSTRAK

Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar di Perguruan Tinggi bisa dilaksanakan secara konvensional dan berbasis e-Learning. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar konvensional mengharuskan penyediaan sarana fisik lokasi, kehadiran mahasiswa, dosen dan sistem pembelajaran. Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar yang berbasis e-Learning bisa dibagi 2 (dua) macam, yaitu yang full e-Learning dimana pembelajaran dilakukan hanya melalui perantara konten di website, dan Blended-Learning yaitu perpaduan antara Tatap Muka di kelas dengan kehadiran mahasiswa & dosen, serta sebagian lagi pengaksesan materi kuliah melalui page e-Learning yang berbasis internet dengan aplikasi Moodle. Diperlukan suatu kebijakan, perencanaan, implementasi serta evaluasi yang tepat & konsisten untuk menjaga kualitas pembelajaran Blended Learning. Di artikel ini dituliskan tentang bagaimana kebijakan, perencanaan, implementasi & evaluasi pelaksanaan pembelajaran materi kuliah berbasis Blended Learning di STMIK Indonesia Mandiri & STIE-STAN Indonesia Mandiri Bandung

Download Jurnal