PENGEMBANGAN PORTAL USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH (Studi Kasus UMKM di Bawah Binaan Posdaya Pangauban)

Jaja

Abstrak

UMKM mampu menjadi stabilisator dan dinamisator per ekonomian di Indonesia. Sebagai negara berkembang, Indonesia sangat penting memperhatikan UMKM. Alasannya, UMKM mempunyai kinerja lebih baik dalam tenaga kerja yang produktif, meningkatkan produktivitas tinggi, dan mampu hidup di sela-sela usaha besar.UMKM mampu menopang usaha besar, seperti menyediakan bahan mentah, suku cadang, dan bahan pendukung lainnya.UMKM juga mampu menjadi ujung tombak bagi usaha besar dalam menyalurkan dan menjual produk dari usaha besar ke konsumen. Hal ini menjadi ketertarikan tersendiri dalam melakukan penelitian di bidang UMKM. Metodologi yang digunakan adalah metode Action Research dan metode RUP dalam pengembangan sisitem informasi Portal UMKM. Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah pengembangan portal UMKM dibawah binaan posdaya Pangauban, sebagai media penyampaian informasi terkait dengan produk-produk yang dimiliki oleh UMKM-UMKM yang ada di bawah binaan pos daya Pangauban. Dalam aktifitasnya para UMKM dapat melakukan pengelolaan produk produk dalam sebuah portal yang nantinya dapat diakses oleh publik untuk melihat produk tersebut sehingga tertarik untuk membelinya. Selain itu portal ini menyediakan rating bagi produk produk yang dianggap produk unggulan oleh publik atau masyarakt luas. Portal ini juga menyediakan layanan untuk keluhan-keluahan bagi para pengunjung atau publik atau masyarakat yang membeli produk-produk UMKM.

Kata kunci : UMKM, Portal, RUP

Download Jurnal

PERANCANGAN SISTEM REMINDER UNTUK MENDUKUNG PENGAWASAN PENYEBARAN BENIH PADI (Studi Kasus Instalasi PSBTPH Wilayah Subang)

Jaja

Sistem reminder dibuat untuk membantu pelayanan yang dilakukan oleh instalasi terkait dengan pengawasan stok benih yang beredar dipasaran dengan cara mengirimkan pesan peringatan kepada produsen benih bina padi dan pengedar benih bina padi. Hal ini dibuat dengan tujuan agar tidak terjadinya keterlambatan pelaporan stok benih yang dilakukan oleh produsen dan pengedar benih bina padi.

Rancangan ini dibuat dengan dua tahapan yaitu permulaan (inception) dalam tahapan ini dilakukan analisis prosedur lama, kemudian melakukan pengolahan data dengan mengidentifikasi masalah prosedur lama, setalah itu membuat kebutuhan fungsional dan non fungsional serta membuat use case diagram untuk menggambarkan peran aktor dalam sistem reminder.

Tahapan kedua yaitu perluasan (elaboration) dalam tahapan ini dibuatnya prosedur baru untuk sistem reminder dan dibuat class diagram untuk menggambarkan keterhubungan antar kelas dalam sistem reminder, selanjutnya membuat antarmuka meliputi rancangan input dan output untuk sistem reminder.

 

Kata kunci : sistem reminder, RUP, benih padi

Baca selengkapnya